02 September 2010

PadaMu Dik : untuk Pemudak dan Pemudik Indonesia

kaos PadaMu Dik

From the desk of Pria Penghibur,

Terasa, sudah mau Lebaran, DPU sudah melaksanakannya duluan, pe-Lebaran jalan tentunya. Pemudak dan Pemudik Indonesia siap pulang come home. Penumpang mulai melonjak (mungkin karena papan pengumuman-nya terlalu tinggi).


Saatnya ketemu sopir Kereta Api lagi, namanya Masinis, ketemu sopir Pesawat lagi, namanya? Maspilot. Ketemu Sopir Kapal, Nahkoda, ketemu Sopir Tank, Nah Lo apa namanya? Ketemu Sopirdelman (manusia laba laba), namanya Pinter Parkir. Akan banyak kendaraan melebihi Kuota, ya jelas nggak KuaTo?

Mengapa masih mau mudik? karena Mudik: Menghabiskan Uang Demi Ikut Kangen-kangenan. Berjejal di terMinal hanya untuk ucapkan Minal..mereka meRantau tanpa meRonta, sehingga MudiKemanain juga nggak apa-apa.
Banyak juga yg berkendaraan sendiri, sehingga macet di SPBU (Siapa Perlu Bensin Uantri).

Dimana-mana rame, biasa, tiap mau SyaWaLan, tentu yg paling rame SwaLayan. Pengusaha banyak yg pusing dapet THR (Tagihan Hari Raya). Jadi terpaksa ada yang digadai. Namun bagi pengusaha, gadai pasti berlalu, yang penting Karyawan, Panas Dalam, bibir pecah-pecah , minum Larutan cap Kaki Lima.

Dampaknya, target inflasi meleset (baca Kompas 2 Sept), terutama disebabkan harga kebutuhan pokok yang meroket. Muncullah jurus The Power of KepLeset.

Contohnya, karena Hujan Beras banget, jadi Cianjur basah, ya sudah. Cemilan khas lebaran antara lain KhaStangel juga jadi mahal, yang murah cuma Khastupat.
IHSG (Index Harga Sego Gudeg) naik, dari yang biasanya 7rb sekarang 12ribu per porsi. Inflasi terjadi di semua Komoditas, sedangkan kemacetan disebabkan karena Komodijalan.
Pendorong inflasi lainnya adalah DTL (Dasar Tarif Listrik), menuai protes karena penyalaan bergilir, Pokoknya Listrik Nyebelin.

Namun semua berujung bahagia. Kumpul bersama dengan sanak sodara, juga ketemu sahabat lama, bisa saling bernostalgia. Bertemu Handai Taulan, kalau yg lucu Handrai Taulani. Merasakan kembali kendaraan 4-tak, yakni Delman, tak tik tuk tik tak tik tuk.

Satu pesan, PadaMu dik...waspadai BOM (Bahaya Orang Mudik):
ada Petasan (Penjahat tapi sopan), pura pura nawarin parfum ternyata bius..
ada Dinamit (modus operanDinya komat-kaMit), ini ilmu gendam..
ada moLotov (MobiL langsung diStov), ini perampokan..
Selamat mudik, kalau pake kendaraan pribadi, pastikan bawa Surat Izin Mengemudik.

Semoga mengharukan

Wahyu Liz Adaideaja




Share/Bookmark